Faktor Penentu Kapasitas

Mesin dan Peralatan

Kapasitas mesin menentukan batas maksimum produksi:

  • Kecepatan mesin (meter per jam)
  • Jumlah mesin yang tersedia
  • Waktu operasional (shift per hari)
  • Downtime untuk maintenance

Tenaga Kerja

  • Jumlah operator per mesin
  • Skill level dan produktivitas
  • Jadwal shift dan rotasi
  • Training dan onboarding time

Bahan Baku

  • Ketersediaan stok kain
  • Lead time pemesanan dari supplier
  • Variasi jenis kain yang diproduksi

Energi dan Utilitas

  • Ketersediaan listrik
  • Pasokan air untuk pencucian
  • Gas/steam untuk fiksasi

Perencanaan Produksi

Capacity Planning

  1. Hitung theoretical capacity (kapasitas maksimum teori)
  2. Kurangi scheduled downtime (maintenance, shift change)
  3. Kurangi unplanned downtime (breakdown, waiting)
  4. Hasilnya = effective capacity

Contoh Perhitungan

| Parameter | Nilai | |-----------|-------| | Mesin rotary screen | 3 unit | | Kecepatan per mesin | 80 m/jam | | Shift per hari | 2 shift | | Jam per shift | 8 jam | | OEE (Overall Equipment Effectiveness) | 75% | | Effective capacity/hari | 2.880 meter | | Effective capacity/bulan (25 hari) | 72.000 meter |

Scheduling

  • Forward scheduling: mulai dari tanggal order
  • Backward scheduling: mulai dari deadline pengiriman
  • Buffer time untuk contingencies

Pabrik dengan manajemen scheduling yang baik seperti Batik Soehadi menerapkan sistem scheduling bertingkat ini untuk memastikan setiap order diselesaikan tepat waktu.

Optimasi Line Produksi

Line Balancing

Distribusi beban kerja merata di setiap stasiun:

  • Identifikasi bottleneck
  • Redistribusi tugas
  • Tambah resource di stasiun bottleneck
  • Standardisasi waktu siklus

Lean Manufacturing

  • Eliminasi waste (8 wastes of lean)
  • 5S workplace organization
  • Kaizen continuous improvement
  • Value stream mapping

Manajemen Bottleneck

Identifikasi

  • Monitor throughput di setiap stasiun
  • Identifikasi stasiun dengan antrian terpanjang
  • Hitung cycle time per stasiun

Solusi

  1. Short-term: Lembur atau tambah shift
  2. Medium-term: Rekayasa ulang alur kerja
  3. Long-term: Investasi mesin tambahan

Theory of Constraints

Prinsip TOC untuk manajemen bottleneck:

  1. Identify the constraint
  2. Exploit the constraint
  3. Subordinate everything else
  4. Elevate the constraint
  5. Repeat the cycle

Perencanaan kapasitas yang baik memastikan pabrik dapat memenuhi pesanan tepat waktu dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.